Jumat, 16 Maret 2012

Contoh Proposal Bantuan Dana

Contoh Proposal Bantuan Dana kali ini Lubang Kecil share tentang Proposal Permohonan dana usaha kecil semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk agan. Berikut adalah contoh proposalnya semoga permohonan dana nya terkbul.

proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan. CARA Penulisan Proposal


PROPOSAL BANTUAN MODAL USAHA KECIL

PERSAUDARAAN PEDAGANG KECIL CIKUPA TANGERANG

PPKCT


KAMPUNG BOJONG RT.04/ RW.01 KELURAHAN BOJONG

CIKUPA - TANGERANG

A. Pendahuluan

Bismillahirrohmanirrohim,

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita bisa merasakan nikmat Iman dan Islam. Shalawat serta salam tak lupa selalu tercurahkan bagi Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita, umat Islam, dari masa jahiliyah ke masa yang penuh cahaya Islam.

Seiring dengan perkembangan zaman, ekonomi adalah sebuah kebutuhan orang banyak. Setiap insan wajib berusaha untuk mendukung kebutuhan pokoknya, terutama kebutuhan hidup. Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk mencari rezeki dengan cara halal, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Melihat kondisi ekonomi di Cikupa Tangerang, sangat miris rasanya. Banyak di antara pedagang kecil yang terpaksa putus berusaha/ berdagang karena keterbatasan dana. Banyak pula pedagang kecil yang tidak bisa fokus dengan dagangannya karena harus membayar bunga harian dari Bank keliling atau bank harian yang meminjamkan uang atau dana dengan bunga tinggi. Padahal, mestinya keuntungan mereka berdagang dapat dimanfaatkan untuk ditabung di kemudian hari. Namun, apalah artinya sebuah keuntungan, jika tidak diiringi dengan menabung hanya karena melunasi bunga pinjaman.

Hanya bergantung pada bantuan pemerintah pun sampai sekarang tidak membuahkan hasil. Nampaknya masih terlalu jauh jika dari pedagang kecil hanya menunggu bantuan dari Pemerintah. Entah sampai kapan bantuan modal usaha pedagang kecil akan terwujud.

Berlandaskan hal tersebut, kami dari pihak komunitas Persaudaraan Pedagang Kecil Cikupa Tangerang mencoba untuk mencari solusi lain. Salah satunya melalui permohonan Program Modal Usaha yang ingin kami sampaikan melalui proposal ini. Kami berharap, dengan proposal ini bisa memberikan gambaran jelas kondisi lingkungan ekonomi dan keluarga salah satu pedagang kecil Cikupa Tangerang.

B. Profil Pedagang kecil dan Keluarga

[Data detail tentang pedagang]

C. Program Modal Usaha

D. Profil Persaudaraan Pedagang Kecil Cikupa Tangerang

E. Panitia Pelaksana

[Contoh panitia pelaksana ada di bawah]

F. Anggaran Program

Dalam Program modal usaha ini, total anggaran yang dibutuhkan per tahunnya adalah [Biaya pertahun] dengan rincian terlampir.

G. Penutup

“Tidak ada gading yang tak retak”. Pada prinsip ini kami gantungkan kepercayaan. Begitu pula dengan proposal ini, pasti tidak luput dari berbagai macam kesalahan. Atas semua kesalahan yang ada, kami mohon maaf.

Semoga maksud proposal ini bisa dimengerti dengan baik. Agar Program Modal Usaha yang kami ajukan bisa disetujui. Sehingga harapan kami demi perbaikan kualitas ekonomi para pedagang kecil di lingkungan Cikupa Tangerang. Amin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Cikupa, 20 November 2008

Ketua 
PPKCT

D. Fastmadhi

sumber

Bayi Berat Badan Lahir Rendah BBLR | makalah BBLR

Bayi Berat Badan Lahir Rendah BBLR kali ini Lubang Kecil share tentang BBLR, saya sendiri juga tidak tahu silahkan bagi anda yang membutuhka bisa Lihat artikel dibawah ini semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk agan. Terima kasih telah berkunjung Di Lubang Kecil 

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
2.1.1 Pengertian BBLR
Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir yang berat badan lahirnya pada saat kelahiran kurang dari 2.500 gram. Dahulu neonatus dengan berat badan lahir kurang dari 2.500 gram atau sama dengan 2.500 gram disebut prematur. Pada tahun 1961 oleh WHO semua bayi yang baru lahir dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram disebut Low Birth Weight Infants (BBLR) (Yushananta,2001).
Berdasarkan kurva pertumbuhan intrauterin dari Lubchenko, maka kebanyakan bayi prematur akan dilahirkan dengan berat badan yang rendah (BBLR), BBLR dibedakan atas Berat Lahir Sangat Rendah (BLSR), yaitu bila berat bayi lahir < 1.500 gram, dan Berat Lahir Amat Sangat Rendah (BLASR), yaitu bila berat bayi lahir < 1.000 gram (Yushananta, 2001).
Menurut Manuaba (1998), bayi dengan BBLR dapat dibagi menjadi 2 golongan, yaitu:
1. Prematuritas murni
Adalah bayi lahir dengan umur kehamilan kurang dari 37 minggu dan mempunyai berat badan sesuai dengan berat badan untuk masa kehamilan atau disebut Neonatus Kurang Bulan - Sesuai Masa Kehamilan (NKB- SMK). Mengingat belum sempurnanya kerja alat-alat tubuh yang perIu untuk pertumbuhan dan perkembangan serta penyesuaian diri dengan lingkungan hidup di Iuar uterus maka perlu diperhatikan pengaturan suhu lingkungan, pemberian makanan dan bila perlu oksigen, mencegah infeksi serta mencegah kekurangan vitamin dan zat besi.
a. Pengaturan suhu badan bayi prematuritas/ BBLR
Bayi prematuritas dengan cepat akan kehilangan panas badan dan menjadi hipotermia, karena pusat pengaturan panas badan belum berfungsi dengan baik, metabolismenya rendah dan permukaan badan relatif luas oleh karena itu bayi prematuritas harus dirawat di dalam inkubator sehingga panas badannya mendekati dalam rahim. Bila bayi dirawat dalam inkubator maka suhu bayi dengan berat badan, 2 kg adalah 35 derajat celsius dan untuk bayi dengan berat badan 2-2,5 kg adalah 33-34 derajat celsius. Bila inkubator tidak ada bayi dapat dibungkus dengan kain dan disampingnya ditaruh botol yang berisi air panas, sehingga panas badannya dapat di pertahankan.
b. Makanan bayi prematur
Alat pencemaan bayi prematur masih belum sempuma. lambung kecil, enzim pencernaan belum matang, sedangkan kebutuhan protein 3-5 gr/kg BB dan kalori 110 Kal/kg BB sehingga pertumbuhannya dapat meningkat. Pemberian minum bayi sekitar 3 jam setelah lahir dan didahului dengan menghisap cairan lambung. Refleks menghisap masih lemah, sehingga pemberian minum sebaiknya sedikit demi sedikit, tetapi frekuensi yang lebih sering. ASI merupakan makanan yang paling utama, sehingga ASI yang paling dahulu diberikan. Bila kurang, maka ASI dapat diperas dan di minumkan perlahan-lahan atau dengan memasang sonde menuju lambung. Permulaan cairan diberikan sekitar 50-60 cc/kg BB/hari dan terus dinaikkan sampai mencapai sekitar 200 cc/kg BB/hari.
c. Menghindari infeksi
Bayi prematuritas mudah sekali terkena infeksi, karena daya tahan tubuh yang masih lemah, kemampuan leukosit masih kurang dan pembentukan anti bodi belum sempuma. Oleh karena itu upaya preventif sudah dilakukan sejak pengawasan sehingga tidak terjadi persalinan prematuritas (BBLR). Dengan demikian perawatan dan pengawasan bayi prematuritas secara khusus dan terisolasi dengan baik.

2. Dismaturitas
Adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari berat badan seharusnya untuk masa kehamilan, dismatur dapat terjadi dalam preterm, term, dan post term.
2.1.2 Karakteristik BBLR
Menurut Manuaba (1998), karakteristik Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah sebagai berikut:
a. Berat kurang dari 2.500 gram
b. Panjang badan kurang dari 45 cm
c. Lingkar dada kurang dari 30 cm.
d. Lingkar kepala kurang dari 33 cm.
e. Usia kehamilan kurang dari 37 minggu.
f. Kepala relatif besar, kepala tidak mampu tcgak
g. Kulit tipis, transparan, rambut lanugo banyak, lemak kulit kurang, otot hipotonik- lemah.
h. Pernafasan tidak teratur dapat terjadi gagal nafas, pernafasan sekitar 40- 50 kali per menit.
i. Kepala tidak mampu tegak
j. Frekuensi nadi 100-140 kali per menit.
2.1.3 Faktor-faktor yang dapat menyebabkan BBLR
Menurut Depkes (1993) terdapat tiga faktor yang mempengaruhi terjadinya BBLR, yaitu:
1. Faktor lbu
a. Penyakit
Penyakit yang berhubungan langsung dengan kehamilan misalnya perdarahan antepartum, trauma fisik dan psikologis, diabetes mellitus, toksemia gravidarum, dan nefritis akut.
b. Umur ibu
Angka kejadian prematuritas tertinggi ialah pada usia < 20 tahun, dan multi gravida yang jarak kelahiran terlalu dekat. Kejadian terendah ialah pada usia antara 26 - 35 tahun.
c. Keadaan sosial ekonomi
Keadaan ini sangat berperanan terhadap timbulnya prematuritas. Kejadian tertinggi terdapat pada golongan sosial ekonomi rendah. Hal ini disebabkan oleh keadaan gizi yang kurang baik (khususnya anemia) dan pelaksanaan antenatal yang kurang. Demikian pula kejadian prematuritas pada bayi yang lahir dari perkawinan yang tidak sah.temyata lebih tinggi bila dibandingkan dengan bayi yang lahir dari perkawinan yang sah.
d. Sebab lain
Ibu perokok, ibu peminum alkohol dan pecandu obat narkotik.
2. Faktor janin
Hidramion, kehamilan ganda dan kelainan kromosom.
3. Faktor lingkungan
Tempat tinggal di dataran tinggi radiasi dan zat-zat racun.
2.1.4 Komplikasi pada Bayi BBLR
Komplikasi yang terjadi pada bayi BBLR antara adalah:
1. Kerusakan bernafas : fungsi organ belum sempuma
2. Pneumonia, aspirasi : refleks menelan dan batuk belurn sempurna
3. Perdarahan intraventrikuler: perdarahan spontan di ventrikel otak lateral disebabkan anoksia menyebabkan hipoksia otak yang dapat menimbulkan terjadinya kegagalan peredaran darah sistemik
2.1.5 Masalah-masalah pada Bayi BBLR
Masalah-masalah yang muncul pada bayi BBLR adalah sebagai berikut:
1. Suhu Tubuh
a. Pusat pengatur panas badan belum sempurna
b. Luas badan bayi relatifbesar sehingga penguapannya bertambah
c. Otot bayi masih lemah
d. Lemak kulit dan lemak coklat kurang sehingga cepat kehilangan panas badan
e. Kemampuan metabolisme panas masih rendah, sehingga bayi dengan BBLR perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak kehilangan panas badan dan dapat diperhatikan sekitar 30 0C sampai 37 0C
2. Pernafasan
a. Pusat pengatur pernafasan belum sempuma
b. Surfaktan paru-paru masih kurang, sehingga perkembangannya tidak sempurna
c. Otot pernafasan dan tulang iga lemah
d. Dapat disertai penyakit-penyakit : penyakit hialin membran, mudah infeksi paru-paru, gagal pernafasan.
3. Alat pencernaan makanan
a. Belum berfungsi sempurna, sehingga penyerapan makanan kurang baik
b. Aktivitas otot pencernaan makanan masih belum sempurna sehingga pengosongan lambung berkurang.
c. Mudah terjadinya regurtasi isi lambung dan dapat menimbulkan aspirasi pneumonia.
4. Hepar yang belum matang (immatur)
Mudah menimbulkan gangguan pemecahan bilirubin, sehingga mudah terjadi hiperbilirubinemia (kuning) sampai keroikterus.
5. Ginjal masih belum matang
Kemampuan mengatur pembuangan sisa metabolisme dan air masih belum sempurna sehingga mudah terjadi edema.
6. Perdarahan dalam otak
a. Pembuluh darah bayi prematur masih rapuh dan mudah pecah
b. Sering mengalami gangguan pernafasan sehingga memudahkan terjadi perdarahan dalam otak.
c. Perdarahan dalam otak memperburuk keadaan dan dapat menyebabkan kematian.
d. Pemberian oksigen belum mampu diatur sehingga memudahkan terjadi perdarahan dan nekrosis.
2.2 Telaah Penelitian yang berhubungan dengan BBLR
2.3.1. Umur Ibu
Masa kehamilan merupakan masa yang rawan bagi seorang ibu, sehingga diperlukan kesiapan yang matang untuk menghadapinya termasuk kecukupan umur ibu. Kuti (1994) dalam Srimalem (1998) mengatakan umur ibu yang terlalu muda (kurang dari 20 tahun) atau terlalu tua (lebih dari 35 tahun) cenderung meningkatkan frekuensi komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Hasil penelitian terhadap 632 ibu hamil diperoleh kejadian BBLR pada ibu hamil yang berusia 10-19 tahun dan 36-45 tahun menunjukkan kejadian BBLR yang tinggi dibandingkan dengan kelompok umur yang lain.
2.3.2. Umur Kehamilan
Kebutuhan zat gizi khususnya zat besi pada ibu hamil meningkat sesuai dengan bertambahnya umur kehamilan. Apabila terjadi peningkatan kebutuhan zat besi tanpa disertai oleh pemasukan yang memadai, maka cadangan zat besi akan menurun dan dapat mengakibatkan terjadinya anemia. Jumlah zat besi yang dibutuhkan pada waktu hamil jauh lebih besar dari wanita tidak hamil, hal ini dikarenakan kebutuhan Fe naik untuk kebutuhan plasenta dan janin dalam kandungan. Pada masa trimester I kehamilan, kebutuhan zat besi lebih rendah dari sebelum hamil karena tidak menstruasi dan jumlah zat besi yang ditransfer kepada janin masih rendah. Pada waktu mulai menginjak trimester II, terdapat peningkatan volume plasma darah yang lebih besar dibandingkan pertambahan masa sel darah merah sampai pada trimester III sehingga terjadi anemia yang bersifat fisiologis (Suwandono, 1995).
Apabila wanita hamil tidak mempunyai simpanan zat besi yang cukup banyak dan tidak mendapat suplemen preparat besi, sementara janin bertambah terus dengan pesat maka janin dalam hal ini akan berperan sebagai parasit, ibu akhirnya akan menderita anemia, sedangkan janin umumnya dipertahankan normal, kecuali pada keadaan yang sangat berat misalnya kadar Hb ibu sangat rendah maka zat besi yang kurang akan berpengaruh pula terhadap janin sehingga menimbulkan BBLR (Manuaba, 1998).
Pembagian kehamilan berdasarkan usia kehamilan menurut WHO (1979) dalam Manuaba (1998) dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
a. Preterm yaitu umur kehamilan kurang dari 37 minggu (259 hari)
b. Aterm yaitu umur kehamilan antara 37 minggu sampai 42 minggu (259 –293 hari).
c. Post-term yaitu umur kehamilan di atas 42 minggu (294 hari).
Menurut penelitian Liesmayani (2002), bayi dengan BBLR sebagian besar (86%) dilahirkan oleh ibu dengan umur kehamilan kurang dari 37 minggu. Sehingga umur kehamilan yang kurang dapat menyebabkan makin kecil bayi yang dilahirkan. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan dan perkembangan organ bayi belum sempurna.
2.3.3. Paritas
Paritas adalah faktor penting dalam menentukan nasib ibu dan janin selama kehamilan maupun melahirkan. Dalam studinya, Sorjoenoes (1993) dalam Srimalem
(1998), di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ditemukan bahwa prevalensi kejadian BBLR berfluktuatif dengan bertambahnya paritas yakni 46,79% untuk primipara, 30,43% untuk multipara dan 37,05% untuk grande multipara.
Berdasarkan penelitian Hanifa (2004) di RS Koja Jakarta Utara diketahui bahwa kasus BBLR banyak terjadi pada primipara yaitu sebesar 62,4%, dibandingkan dengan multipara (37,6%). Hal ini dikarenakan fungsi organ pada kahamilan multipara lebih siap dalam menjaga kehamilan dan menerima kahadiran janin dalam kandungan.
2.3.4. Penyakit Penyerta
Oesman Syarif (2004) dalam penelitiannya mengenai kejadian BBLR pada Rumah Sakit di Kabupaten Serang dan Tangerang memperoleh hasil bahwa ibu hamil dengan penyakit penyerta misalnya trauma fisik dan psikologis, DM, toksemia gravidarum, dan nefritis akut kemungkinan memiliki resiko terjadinya BBLR 6,8 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan ibu hamil tanpa penyakit penyerta.
Dari 100 kehamilan yang mencapai minggu ke-20, kurang dari 2 akan menghasilkan bayi lahir dalam keadaan meninggal atau kematian bayi dalam bulan pertama kehidupannya. Penyebabnya agak kompleks. Lebih dari 30% kejadian penyebabnya tidak diketahui, meskipun sebagian besar bayi dilahirkan prematur atau dengan BBLR, pada saat dilahirkan. Sekitar 15% kematian terjadi karena antepartum haemorrhage, dan jumlah yang sama dari bayi kelainan bentuk. Hampir 6% terjadi karena hipertensi kehamilan, dan jumlah yang sama karena penyakit yang diderita ibu
(Derek Llewelynn-Jones, 2005).




>>

Laporan Prakerin TKJ

kali ini Lubang Kecil share tentang Laporan Prakerin TKJ semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk agan dalam Contoh Laporan Prakerin TKJ Terima kasih telah berkunjung Di Lubang Kecil



LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) 

DI BENGKEL LAS TAMIM KOTA TASIKMALAYA
TANGGAL 1 JANUARI S/D 30 APRIL 2009

Laporan ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk menempuh UAS/UN


Disusun Oleh :
Nama : Asop Aopian
Nis : 10612960

Kelas/Program Study : XII/Pemesinan 3 ( PM 3)

PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA
DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2

Jl. Noenoeng Tisnasaputra, Telp./Fax. (0265) 331839 – Kahuripan Kec. Tawang
Website : http://www.smkn2tasik.net/
- Email : smkn_2_tsm@yahoo.com
T A S I K M A L A Y A 46115
-------------------------------------------------------------------------------------------------

Halaman ke 2 = Lembar Pengesahaan

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DI BENGKEL LAS TAMIM KOTA TASIKMALAYA
TANGGAL 1 JANUARI S/D 30 APRIL 2009
Ketua Program Keahlian Pembimbing
Dede Suryana Fahmi B, S.Pd
Nip.......................... Nip..........................
Menyetujui/Disyahkan
Ketua Prakerin
...........................................
Nip.....................................
-------------------------------------------------------------------------------------------------
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur alhamdulillah atas kehadirat Allah swt yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan laporan hasil pelaksanaan praktek kerja industri (PRAKERIN).

Penyusunan laporan praktek kerja industri ini adalah salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Akhir Nasional (UAN) tahun diklat 2008/2009 dan laporan ini juga sebagai bukti bahwa saya (penulis) telah melaksanakan dan menyelasaikan praktek kerja industri di BENGKEL LAS TAMIM.

laporan ini dapat terbuat dan di selesaikan dengan adanya bantuan dari pihak pembimbing materi maupun teknis, oleh karena itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. ………………………………., selaku pembimbing dari sekolah
2. ………………………………., selaku pembimbing dari instansi atau industri
3. ………………………………. selaku kepala SMK Muhammdiyah 1

4. Dan kepada semua pihak yang telah membantu proses penyusunan laporan ini sehingga selesai dengan baik.





Tasikmalaya, 30 April 2009
Penyusun
Asop Sopian
Nis.10612960



DAFTAR ISI
  • Sampul depan/halaman judul …………………………….i
  • Kata Pengantar …………………………….iii
  • Daftar isi ……………………………..iv
BAB I PENDAHULUAN
A Latar Belakang
1 Gambaran Umum Perusahaan
2 Struktur Organisasi Perusahaan
3 Rekapitulisasi Peralatan di Perusahaan
4 Kegiatan Usaha
B Tujuan
1 Tujuan Pelaksanaan Prakerin
2 Tujuan Pembuatan Laporan
BAB II PROSES PEKERJAAN
A Waktu dan tempat pelaksanaan
B Alat dan Bahan
C Gambar Kerja( bila perlu )
D Proses pengerjaan
E Implementasi Keselamatan Kerja
F Hasil yang dicapai
BAB III TEMUAN
A Keterlaksanaan ( Faktor pendukung dan penghambat )
B Manfa’at yang dirasakan
C Pengembangan/Tindak lanjut
BAB IV PENUTUP
A Kesimpulan
B Saran
LAMPIRAN
A Lay Out Bengkel di Perusahaan
B Album Kegiatan


Lembar berikutnya= isi



BAB I. PENDAHULUAN


A.Latar Belakang

1. Gambaran umum Perusahaan

Perusahaan/bengkel Tamim yang beralamat jalan Ahmad Yani No............Telp.................
berdiri sejak tahun 1990, yang pada waktu itu hanya bengkel kecil pinggir jalan.
Berkat usaha yang maksimal dan berbagai kendala/rintangan tak pernah putus asa.
akhirnya menjadi bengkel besar seperti saat ini.
Bengkel TAMIM diambil dari nama orang yaitu TAMIM
Omset perbulan Rp.....................
Pelanggan/kemitraan adalah ....................................................

2. Struktur Organisasi Perusahaan/Bengkel
( Gambarkan )

3. Rekapitulasi Peralatan di Bengkel Tamim
( Buat format mulai No, Nama Alat , Spisifikasi, Jumlah dan Keterangan

4. Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha di bengkel TAMIM adalah bergerak dalam produksi dan jasa yaitu :
Bubut, Frais, Las dan lain-lain

B. Tujuan

1. Tujuan Pelaksanaan Prakerin

Melalui pendekatan pembelajaran ini peserta diharapkan :
a. Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dunia kerja yang sesungguhnya ;

b. Memiliki tingkat kompetensi standar sesuai yang dipersyaratkan oleh dunia
kerja;

c. Menjadi tenaga kerja yang berwawasan mutu, ekonomi, bisnis kewirausahaan
dan produktif;

d. Dapat menyerap perkembangan teknologi dan budaya kerja untuk
kepentingan pengembangan dirimya.

2. Tujuan Pembuatan Laporan

a. Sebagai salah satu bentuk latihan, dalam menghadapi Uji Kompetensi pada
akhir Proses Pembelajaran

b. Sebagai salah satu tugas yang di syaratkan untuk menempuh UAS/UN.


BAB II. PROSES PELAKSANAAN

A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan/Jadwal Pelaksanaan
No
Hari/tanggal
Keterampilan yang dilaksanakan di DUDI
Kompetensi/sub yang susuai dengan GBPP
Tempat
Ket
1
Sabtu 17-1-2009
Membubut bakal roda gigi helix
Mengefrais Komplex(lihat kompetensi pada jurnal)
Bengkel Tamim
2
Senin 19-1-2009
Membubut bakal roda gigi helix
sda
Sda
3
Selasa 20=1=2009
Membuat roda gigi Helix
Mengefrais Komplex
(lihat kompetensi pada jurnal)
Sda
Dan seterusnya, sampai waktu berakhir di Industri , semua job/ Pekerjaan di rekap.

Kemudian yang akan dimasukkan ke Laporan ini kasih tanda dengan warna.

B. Alat dan Bahan
1. Bahan
No
Nama Bahan
Ukuran
Spesifikasi
Satuan
Jumlah
1
Cast Iron
d =67,3X23 mm
Cast iron hasil Pembubutan
Buah
1 (satu)
2. Alat
No
Nama Alat
Ukuran
Spesifikasi
Jumlah
Pemilik
1
Mesin Frais
300 X 450 mm
Merk Pindad
1 Unit
Bkl TAMIM
2
Kepala Pembagi
1 : 40
Sda
1 set
sda
3
Vernier Caliper
150 mm;0,05 mm
sda
1 buah
sda
4
Pisau Frais
M = 2.25
sda
1 buah
sda
5
Plat Index
Lubang 21
sda
1 buah
sda
6
Mandrel
D = 22X 17 mm
sda
1 buah
sda
C. Ganbar Kerja/ Job Sheet

Silahkan gambarkan dengan lengkap

D. Proses Pengerjaan

1. Bersihkan meja frais terutama alurnya

2. Bersihkan dan periksa kepala pembagi

3. Pasangkan kepala pembagi dan kepala lepas pada meja frais
(Sebelum baut dikencangkan, periksa apakah kedua senter sudah segaris

4. Pasang benda kerja diantara dua senter

5. Pasang pisau frais gigi

6. Atur pisau frais gigi pada garis senter benda kerja.

7. Pasang roda gigi penghubung antara sumbu meja, dengan sumbu kepala pembagi

8. Miringkan meja ke kiri sesuai sudut yang dikehendaki

9. Setel Jangka pada lubang piring pembagi sesuai dengan perhitungan

Nc = i : Z = 40 : 28 = 1 ( 12 : 28 ) = 1 ( 9 : 21 )

10. Hidupkan mesin, naikan meja hingga pisau frais gigi bersinggungan dengan benda
kerja

11. Kencangkan baut meja frais arah melintang

12. Hentikan putaran pisau frais gigi , geserkan meja pada kedudukan dial indikator pada
nol

13. Naikan meja sedalam roda gigi yang di kehendaki

Catatan : Kedalaman gigi ( h ) = 2.15 X m
2.15 X 2,25 = 4,83 mm

14. Kencangkan baut pengikat arah vertikal, setel kedudukan diluar benda kerja

15. Hidupkan mesin, lakukan penyayatan pendahuluan dilanjutkan dengan gesekan
secara otomatis

16. Matikan mesin, geser meja frais pada kedudukan diluar benda kerja.

17. Putar engkol kepala pembagi sesuai dengan perhitungan.

18. Hidupkan mesin, lakukan penyayatan alur gigi yang kedua.

19. Lakukan langkah 17 dan 18 , sehingga semua alur roda gigi tersayat.


E. Implementasi Keselamatan Kerja

Keselamatan kerja Di Industri/bengkel, sangatlah mengutamakan keselamatan kerja,
terbukti apa yang diterapkan di sekolah tentang keselamatan kerja baik secara teori
maupun secara praktek, ternyata di dunia industri/bengkel lebih cendrung ke implementasi

prakteknya
Berikut Implementasi penerapan keselamatan kerja di BENGKEL TAMIM :

1. Di ruang bengkel dikelilingi dengan ramu-ramu keselamatan kerja seperti:

- Jagalah kebersihan
- Utamakan keselamatan kerja
- No Smoking
- Dll

2. Proses Pelaksanaan Pekerjaan

- Pakai baju praktek rapih
- Pakai kaca mata pengaman
- Pakai masker

3. Kelengkapan Keselamatan kerja

- Alat Pemadam Kebakaran
- Kotak P3K
- Kedok las
- Apron (penghalang dada saat mengelas)
- Kaca mata Pengaman
- Masker

Dan lain-lain ( disesuaikan dengan Industri/bengkel)

F. Hasil yang dicapai

Setelah selesai beberapa aktivitas/kegiatan sesuai yang telah direncanakan dan yang
telah kami susun untuk mendukung tercapainya tujuan, maka hasil yang kami capai telah

selesai dan berjalan lancar, meskipun terdapat kendala yang dihadapi
Kami berharap dengan adanya PRAKERIN akan memiliki keahlian profesional sesuai
kurikulum dari fihak sekolah, sehingga tamatan SMK diharapkan mempunyai keterampilan
untuk terjun kedunia kerja dan mampu bersaing di era globalisasi ini.
Roda gigi helix yang telah kami buat sesuai dengan job dan sesuai dengan pesanan
konsumen dan dapat digunakan/difungsikan .
Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh Instruktor SMK Negeri 2 Kota Tasikmalaya,
yang telah membimbing di sekolah, sehingga kami dapat mengerjakan job sesuai dengan
tuntutan dari Industri/bengkel.


BAB III TEMUAN

A. Keterlaksanaan ( Faktor Pendukung dan Penghambat )

Dalam suatu kegiatan baik yang diadakan di dalam (intern) maupun yang di luar
(ekstern) maka tak akan lepas dari segala faktor baik penghambat ataupun pendukungnya,
karena bagaimanapun juga kedua hal tersebut akan selalu ditemukan dan dihadapi.
Berikut ini faktor pendukung dalam pelaksanaan Prakerin pada pembuatan Roda gigi
helix :

1. Fasilitas peralatan sangat mendukung

2. Pembimbingan kepada peserta prakerin baik yang dari fihak sekolah maupun dari
fihak industri/bengkel sangat penuh perhatian

3. Dari Fihak Industri memberikan penuh kepercayaan

Faktor penghambat :

1. Fasilitas mesin yang dipakai terbatas

2. Dalam pembuatan Roda gigi Helix harus membuat mandrel terlebih dahulu sebab
Bengkel Tamim tidak disediakan, sehingga waktu cukup lama.

3. Pahat bubut carbaid sangan terbatas, sedangkan pahat tersebut satu-satunya
yang bisa cepat pekerjaan.

B.Manfa'at yang dirasakan ( dalam pembuatan Roda gigi helix)

1. Menambah wawasan dalam dunia kerja

2. Menambah wawasan dalam cara pembuatan roda gigi helix

3. Menambah tali persaudaraan antar SMK

C. Pengembangan/Tindak lanjut.

1. Akan mengembangkan kemajuan teknologi di Industri/bengkel TAMIM pada SMK
Negeri 2 Kota Tasikmalaya.

2. Akan mengamalkan cara pembuatan roda gigi helix kepada teman-teman

3. Akan mengusulkan kepada Sekolah agar membuat mandrel untuk berbagai
kebutuhan


BAB IV PENUTUP


A. Kesimpulan


Pembelajaran di dunia kerja adalah suatu strategi yang memberi peluang peserta
mengalami proses belajar melalui bekerja langsung ( Learning by doing ) pada pekerjaan
sesungguhnya.
Dengan adanya PRAKERIN penulis dapat merasakan bagaimana pelaksanaan praktek
langsung di lingkungan dunia kerja yang langsung dibimbing langsung oleh fihak
industri/bengkel, dan bahkan kami dapat mengukur sejauhmana penguasaan ilmu praktek
pemesinan, ternyata belum apa-apanya dibanding dengan para karyawan dari bengkel
TAMIM.
Akhirnya kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa kami telah
menyelesaikan Praktek kerja Industri , yang dituangkan ke dalam Laporan ini selanjutnya
kami siap untuk diuji melalui Kulminasi/Presentasi.

B. Saran-Saran

1. Fasilitas mesin di Bengkel tamim hendaknya di ferifikasi

2. Fasilitas alat ukur hendaknya lebih presisi

3. Untuk Sekolah hendaknya lebih meningkatkan sosialisasi ke dunia industri/bengkel,
untuk lebih mengetahui kemajuan teknologi dewasa ini



LAMPIRAN-LAMPIRAN



  • Lay Out Bengkel di Bengkel Tamim
  • Album Kegiatan
  • Dll yang dipandang perlu.

Selanjutnya silahkan kembangkan seniri sesuai dengan industri/bengkel/perusahaan, ini hanya contoh.

Selamat Bekerja .



Silahkan Download Klik
disini
Disini
disini

Soal-soal Latihan Ujian Nasional UN SMK

Soal UN SMK 2012Untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kali ini Lubang Kecil share tentang beberapa bulan lagi akan menghadapi Ujian Nasional (UN), semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk agan dalam Soal-soal Latihan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknik / Non Teknik Tahun 2012 nerd Terima kasih telah berkunjung Di Lubang Kecil

Soal-soal Latihan UN 2012 SMK Teknik

  1. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Soal B.Indo – Kunci Jawaban wave
  2. Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Soal B.Inggris – Kunci Jawaban day dreaming
  3. Mata Pelajaran Matematika, Soal Matematika – Kunci Jawaban at wits end

Soal-soal Latihan UN 2012 SMK Non Teknik

  1. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Soal B.Indo – Kunci Jawaban waiting
  2. Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Soal B.Inggris – Kunci Jawaban devil
  3. Mata Pelajaran Matematika, Soal Matematika – Kunci Jawaban surprise
Jangan lupa juga mempersiapkan diri menghadapi SNMPTN bagi yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi, dengan mendownload Soal-soal latihan SNMPTN 2012, serta Prediksi Soal SNMPTN 2012 dan mempelajarinya angel

Sumber : www.SD.web.id | Download Latihan Soal UN SMK 2012

 sumber:http://riffrizz.com/download-latihan-soal-un-smk-20112.html

TAG:  sepong susu facebook kumpulan soal un smk teknik rpl beserta jawaban dan pembahasan nya makalah membolos ost. return of the condor heroes 2012 nomer hr iqba,bastian,aldi dan kiki model blackberry terbaru komik afika

Kumpulan Soal UN SMK Teknik RPL

kumpulan soal un smk teknik rpl beserta jawaban dan pembahasan nya kali ini Lubang Kecil share tentang. Soal Ujian nasional SMK, Ane ngak pernah belajar gan, tahu kenapa sukanya ane ngeblog update blog ini Lubang-kecil, Tapi dari pada nonton porno atau baca baca tante girang cerita deasa malah bikin imajinasi ngak karu karuan,

Berikut adalah Contoh soalnya silahkan Di download, Jika para siswa bisa melewati soal-soal ini dengan baik, hampir dipastikan akan mendapat kemudahan dalam mengerjakan soal Ujian Nasional yang sebenarnya.



Maaf gan kalau ngak cocok jangan Mesum dulu semoga sukses ujiannya Kita LULUS bersama gan..?

Cara Istri Melayani Suami Ketika Haid

Kali ini sih Tentang Hubungan Rumah tangga tentang Istri Melayani Suami Ketika Haid Di maksud melayani disini adalah berubungan intim atau ngesek dengan istri saat haid dengan padangan agama Islam Bagaimanakah Hukumnya. silahkan di lihat di bawah ini semoga memberi pencerahan untuk rumah tangga agan. Terima kasih telah berkunjung Di Lubang Kecil

 Pertanyaan
Assalaamu'alaikum Wr Wb Ada satu hal yang mengganjal ustadz, Apakah kalau lagi haidh istri wajib untuk melayani suaminya? Misalnya oral sex, sebelum mempunyai anak saya oke-oke saja melayani suami dalam oral sex, tetapi setelah operasi caesar dalam melahirkan anak yang pertama, saya merasakan perubahan dalam diri saya. Saya kok merasa mual & pengen muntah ketika melakukan itu. Untuk bilang 'tidak' terhadap suami saya, saya takut nanti dia tidak ridho. Jadwal haidh kan panjang sampai 7 hari, saya takut nanti dia malah bisa 'tergoda' sama yang lain.
Memang disamping rasa jijik, mual, ada juga rasa malas. Apakah saya berdosa bisa menolak suami dalam hal itu ustadz? Mohon penjelasannya dan terima kasih.
Wassalaamu'alaikum Wr Wb ukhti di bumi Allah.

Jawaban
Assalaamu'alaikum Wr Wb,
Kami pernah membahas panjang lebar di rubrik ini tentang oral sex, baik bagi wanita (yang di oral) maupun bagi pria. Pada kelamin manusia ada kelenjar-kelenjar yang mengeluarkan getah-getah berupa lendir dsb, dan yang dikeluarkan tersebut hukumnya najis. Di samping itu, pada kelamin pria, agak jauh ke dalam juga ada pusat pembuatan mani yang menjadi alat transportasi bagi sperma yang juga dibuat di dalam tubuh pria. Untuk Mani ini hukumnya najis ringan, sebab ada petunjuk bahwa pernah Nabi SAW menyuruh ‘Aisyah ra untuk mengorek saja mani yang ada di sarung Nabi SAW yang akan dipakai shalat. Adapun madzi, yaitu semacam getah pelumas yang keluar untuk memperlicin kelamin, seringkali juga keluar mengikuti air seni ketika buang air kecil. Ketika buang air kecil madzi dll tsb keluar karena tekanan alat/otot kelamin yang ingin mengeluarkan air seni. Nah yang keluar setelah air seni ini (sama dengan yang keluar ketika seseorang terangsang) najis dan sama harus dibersihkan dengan air seperti air seni.
Sepanjang kami tanyakan kepada ahli fiqih thaharah, tak ada larangan oral sex kecuali ada 3 kekhawatiran (1) jijik , sesuatu yang menjijikkan, hukumnya bisa makruh, misal, para ulama tertentu memakruhkan binatang-binatang menjijikkan (baginya) seperti ikan teri, tetatpi ulama lain tidak berpendapat sama. Karena jijik terkadang sangat tergantung budaya. (2) Khawatir sang istri atau sang suami tak mendapatkan nikmat sama sekali dengan permaianan oral sex, dan itu berarti merupakan praktek ketidak adilan. Untuk ini termasuk pertimbangan yang “berat”. Sebab Islam sangat memperhatikan agar kedua pihak mendapatkan kenikmatan dalam hubungan sex. Berapa banyak pasangan menjadi renggang hubungan hatinya dan kemudian memudahkan perceraian, karena tak ada keadilan dalam hubungan sex. (3) Masalah tertelannya najis. Ini diharamkan. Sebab semua yang najis haram dimakan. Logikanya jelas, untuk disentuh saja haram/tidak suci dan harus dibersihkan, apalagi masuk ke dalam tubuh kita yang tentunya kita tak bisa mencuci perut kita dengan air seperti mencuci baju. Masalah najis tertelan inilah yang kalau kita analisa lebih jauh dalam pelaksanaan oral sex, jelas-jelas sulit dihindari. Sebagaimana kami katakan tadi, madzi keluar karena rangsangan, dan keluarnya tak bisa dikontrol oleh orangnya. Lain halnya mani yang mengandung sperma yang masih ada sedikit pengendalian dari orangnya. Artinya pria masih bisa menahan keluarnya mani (yang merupakan puncak kenikmatan pria) untuk memperlama hubungan. Demikian juga pada wanita, madzi keluar dan menyelinap disela-sela lipatan kelaminnya sehingga kemungkinan tertelan oleh sang suami yang mengoralnya, sangat besar.
Dalam praktek oral sex terhadap pria, madzi keluar sebelum mani, dan keluarnya tanpa disadari si pria. Bagaimana jika keluar dan tertelan ketika sang istri sedang mengoralnya? Lain halnya jika dalam melakukan oral sex, sang istri tidak memasukkan kelamin suaminya ke dalam mulutnya, namun hanya sebagai foreplay dengan cara dijilat-jilat sekeliling kelamin (tidak mendekati lubang keluar madzi) yang tentunya sudah dibersihkan terlebih dahulu.
Kami sarankan agar suami anda mempelajari hal ini baik-baik, sebab Islam adalah agama yang suci dan mempunyai batas-batas antara hidup dengan kesucian dan hidup dengan penuh kekotoran, bukankah kita ingin mengislamkan seluruh kehidupan kita sebaik-baiknya?
Jika sepasang suami istri ingin variasi-variasi dalam hubungan kelamin, sesungguhnya masih terbuka banyak kesempatan dan kemungkinan tanpa menyentuh yang dilarang. Misalnya, anda bisa melayani suami saat sedang haidh dengan cara melakukan hubungan badan tanpa memasukkan kelamin suami kedalam kelamin anda. Misalnya dengan meletakkan bahan-bahan kosmetik pelicin diantara kedua paha anda dan anda tetap mengenakan celana dalam. Mungkin dengan cara ini lebih mirip dengan hubungan badan yang sebenarnya daripada oral sex. Ada isyarat dari Nabi SAW bahwa jika para istrinya sedang haidh dan Beliau ingin bercumbu dengan istri yang haidh beliau menyuruh istrinya untuk meletakkan “kain pembatas”. Bukankah itu sama saja dengan celana dalam sebab pada hakekatnya kain tersebut mencegah kelamin suami masuk ke tempatnya? Bisa juga anda melayani suami dengan tangan saja, dan tangan anda anda beri pelicin. Atau jika masih bisa dianggap aman, anda bisa menyuruh suami menggunakan kondom yang memang disediakan untuk itu (dengan berbagai rasa) sehingga apapun yang keluar dari suami tak akan masuk ke mulut anda.
Pada prinsipnya, cobalah berkreativitas di dalam lingkaran yang dibolehkan. Sebab jika kita ketahui dunia sex orang-orang yang gila sex, maka kita lihat mereka melakukan apa saja tanpa batasan moral sama sekali dan kita melihat mereka sudah seperti binatang, sebab binatang memang tak punya aturan syari’at, sebab binatang tak diberi kewajiban dan larangan, dan tak ada konsep dosa pahala. Apakah kita mau seperti itu? Jangan sampai kita meniru-niru perbuatan orang kafir dengan kerugian pada diri kita menjadi keluar dari batas-batas keimanan. Kita harus selalu ingat bahwa Allah memberikan kita syari’at adalah untuk kebaikan diri kita sendiri dan kemuliaan kemanusiaan kita, sebab orang kafir yang meninggalkan syari’at Allah dikatakan dalam Al Qur’an sebagai: kal an’am, bal hum adhol (seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi). Kita diciptakan Allah sebagai makhluk mulia yang harus mengikuti jalan kemuliaan, meskipun ada banyak jalan-jalan sesat lain disekeliling kita, namun jika ingin tetap mulia, kita harus tetap berada di jalanNya. Mudahan ini bermanfaat bagi anda suami. Wallahua’lam bishshowwaab
Wassalaamu'alaikum Wr Wb

TAG: smu cara membuat laporan prakerin smk tkj juntakmarganagmail cerita tetangga genit komunikasi terapeutik dalam keperawatan jiwa scr ibd

Artikel Tentang Comparative Degree

Comparative Degree  silahkan InginBelajar bahasa Inggris, DAN silahan simak Comparative Degree yang ane share buat agan sekalian Biar ane juga ngak ngeriti artinya, semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk agan. Nih artikelnya silahkan disimak.

Comparative Degree digunakan untuk kalimat yang apabila dua orang atau benda dikatakan tidak sama dalam hal sifat tertentu.

Rumus : Comparative + than
Contoh : - This boy is more clever than that
- Jakarata is bigger than Surabaya

Dibawah ini adalah artikel yang menandung kalimat Comparative Degree :

Social networking website Facebook has capped a year of phenomenal growth by overtaking Google’s popularity among US internet users, with industry data showing it has scored more visits on its home page than the search engine.

In a sign that the web is becoming more sociable than searchable, research firm Hitwise said that the two sites accounted for 14 per cent of all US internet visits last week. Facebook’s home page recorded 7.07 per cent of traffic and Google’s 7.03 per cent.
It is the first time that Facebook.com has enjoyed a weekly lead over Google.com. The lead may be slim, but it has become inevitable as Facebook’s popularity has grown rapidly from just over 2 per cent of visits a year ago. Heather Dougherty of Hitwise said that Facebook had “reached an important milestone” with the weekly figures.
Facebook’s membership has more than doubled in the past year, passing the 200m mark last April and 400m in February.
“The true value of Facebook and social networks is just becoming clear to marketers,” said Augie Ray, analyst at Forrester Research.
Although Facebook is enjoying rapid growth, it is only beginning to cash in on its success. Revenues at the social media company are estimated to be in the range of $1bn to $1.5bn this year, while Google took in $23.7bn last year.
Google has responded to the ascendancy of the social networking site with its own Buzz service last month. Buzz allows users to add status updates, friends, pictures, videos, location information, comments and links to other networking sites. Buzz, though, has struggled with privacy concerns just as Facebook has been criticised for encouraging members to reveal personal data to search engines.
The Hitwise figures only cover visits to the Google.com site, meaning that services such as Gmail, YouTube, Google Maps and searches carried out in a box in a browser toolbar are excluded. Taking all Google properties into account, the internet company accounted for 11.03 per cent of US website visits last week, compared with 10.98 per cent for Yahoo properties and 7.07 per cent for Facebook, according to Hitwise.
Facebook’s trajectory suggests that it will soar ahead of Google.com in the coming months. However, social networking sites have fallen in the past. Google.com had led since September 2007, when it overtook News Corp’s MySpace.com.
Internet users worldwide spent more than five-and-a-half hours a month on social networking sites such as Facebook and Twitter in December 2009, an 82 per cent increase over the previous year, according to the Nielsen Company research firm.
US users spent nearly six-and-a-half hours on Facebook compared with fewer than two-and-a-half hours on Google.

Catatan : kata yang mengandung Comparative Degree ditandai dengan huruf tebal dan miring.


TAG: cara membuat laporan prakerin smk tkj juntakmarganagmail cerita tetangga genit komunikasi terapeutik dalam keperawatan jiwa scr ibd dik ayah kandung komsas istana menanti tingkatan 1 bab 3 komsas kasut kelopak jantung tingkatan 1 bab 1 bab 14 komsas kasut kelopak jantung pantun empat kerat agama abg